Senin, 30 Desember 2013

Untitled 8 (??)




 ♡♥♡♥

 Merasakan hadirnya dirimu
 membuat jantung ini seketika berhenti tuk berdetak,
 mendengar suaramu membuat jiwa pun tersenyum tanpa alasan.

Diri ini memang tak begitu sempurna,
tapi kau t'lah menatanya dengan begitu indah
menyatukan semua kekuranganku dengan dirimu

Senyumku....Sedihku...
Egoku.....bahkan Amarahku
semua terbentuk karena dirimu,
hanya kau yang bisa membuat hari-hari ini
terasa begitu berwarna

Tanpa sepasang mata pun,
aku sudah merasakan ketulusanmu
Ketulusan yang sama sekali,
belum aku uraikan...
Tapi aku dapat menyimpulkannya dalam satu kata
yaitu........ CINTA ♡♥




















Jumat, 22 November 2013

Untitled 7 (??)

Perasaan itu..
seakan datang kembali
datang disaat yang tak tepat
saat ku sudah menemukannya,
menemukan penggantimu

Apa yang harus ku lakukan
semuanya terasa begitu salah
ku membutuhkan mu,
tapi bagaimana dengan dia?

Saat bersamanya,
ku mendapatkan sebuah kepastian
kepastian perasaannya padaku,
yang sudah kupercayai itu

Tapi saat bersamamu
kuakui, aku tak mendapat semuanya
aku tak mendapatkan sebuah kepastian
dan juga sebuah kepercayaan

Tapi, mengapa aku merasa nyaman saat denganmu?
saat berada disampingmu
saat kau menyapaku
saat kau berbicara padaku

Beri aku kepastian yang sangat pasti
agar aku dapat memilih
memilih yang terbaik untukku
untuk selamanya..






-gaje part 7-
 

Kamis, 21 November 2013

" Sahabat Rinduku " by Mario Stevano

Tadikan lagu "Temani Aku".. sekarang lagu " Sahabat Rinduku "
langsung aja ya..
cekidott...



" Sahabat Rinduku "

Tak pernah kusadari ternyata dibening matamu
Terpancar kelembutan
Tak pernahku bayangkan dibalik getar suaramu
Tersimpan sikap bijak slalu

Bersama kita lewati hari
Suka dukapun kita lalui
Sahabat
Dalam sayangmu kutemukan kedamaian

Bersama kita lewati hari
Rasa seperjuangan kita
Sahabat
Dalam rindumu kutemukan kebahagiaan

Kini rasanya ku bernafas lega
Karna doa arti yang nyata
Namun masih
Kaulah yang selalu ada

Kini aku salah satu diantara mereka
Yang paling bahagia
Karna doamu
Karna sayangmu
Karna cintamu,sahabat

Bersama kita lewati hari
Suka duka pun kita lalui
Sahabat
Dalam rindumu kutemukan kebahagian

Kini rasanya ku bernafas lega
Karna doa arti yang nyata
Namun masih
Kaulah yang selalu ada

Kini aku salah satu diantara mereka
Yang paling bahagia
Karna doamu
Karna sayangmu
Karna cintamu,sahabat

Karna cintamu sahabat




ini video waktu MnG di Cirebon :))


Sekali lagi maaf ya kalau ada yang salah:) . yang tau kesalahannya coment oke:)
Thanks..



" Temani Aku " by Mario Stevano

Oke... dalam posting-an kali ini aku akan menulis lirik lagu Rio yang berjudul  "Temani Aku" . Karna mungkin dari kalian masih bingung "yang mana sih lagunya ?" "enak gak?" .Dan aku kasih tau,lagu ini gak enak,karna bukan makanan:) (oke ini gaje-_-)
Lebih baik langsung aja ya ....
cekidottt...


" Temani Aku"

Hari berlalu
Bulan berlalu
Tahunpun berlalu
lambangkan s'gala resah yang ada
pada orang yang sama

Temani aku..
rasakan cinta, hatiku resah..o..o..
Temani aku..
rasakan rindu, hatiku gelisah..
Dimana...?

Atau hanya angan yang akan menyiksa
meski perlahan tapi pasti o...
Ku jatuh cinta padamu..

Temani aku rasakan cinta
Andai kau tahu ku memendam rasa
Tiada sulit di mengerti..

Temani aku rasakan cinta
Hati ku resah o...
Temani aku rasakan rindu
Hati ku gelisah...
Temani aku rasakan rindu
Hati ku gelisah...  dimana...
Rasakan cinta...



supaya nge feel(?) aku kasih videonya..ini pas dia MnG di Jakarta :))




oh ya,untuk liriknya.maaf kalau salah ya.ini menurut pendengaranku loh ^^

Thanks..
bye..





Untitled 6 (??)

Hari berlalu..
Bulan berlalu..
Tahunpun berlalu..
Ku akan tetap setia menunggumu

Menunggu sebuah jawaban
yang s'lalu menjadi tanya bagiku

Aku tau ini mungkin tak penting untukmu
dan tak ada gunanya
tapi kau tau?
ini semua sangat berarti untukku

Dan akupun tau..
kau tak mengetahui diriku
mengetahui keberadaanku
bahkan tidak peduli adanya diriku dalam hidupmu

Aku rasa ...
kau hanya menganggapku sebuah benalu
yang datang dalam hidupmu
tanpa kau inginkan

Dan seperti air mengalir
yang hanya melewati mu dalam sekejap mata 

Tapi kau tau?
aku selalu diam
diam menunggu
dan bersembunyi dihatimu 
yang tak terjangkau oleh dirimu sendiri

Aku harap kau mengetahui semua itu
mengetahui bahwa aku ada
ada didunia ini
bahkan ada dihatimu..





-gaje part6-

Untitled 5 (??)

Tak banyak kata yang dapat ku ukir
semuanya hilang begitu saja
kata demi kata berjalan menghindariku
tak tau kemana ia pergi

Aku bingung apa yang harus aku lakukan 
apakah ku harus selalu seperti ini,
menunggunya untuk ke sekian kali
tanpa adanya sebuah kepastian

Apaka ini takdirku?
apabila benar bahwa ini jalan hidupku
ku akui,ini sangat menyakitkan
menyakitkan bagi perasaan ini

Apabila ku diberi dua pilihan 
antara dipertemukan dengannya
dengan tidak pernah bertemu dan mengenal,
maka aku akan memilih tidah pernah mengenal

Hidup ini begitu sulit untukku
semua yang kujalani terasa begitu salah
setiap langkahku,setiap nafasku
tak pernah berguna..






-gaje part5-


Untitled 4 (??)

Kata itu..
kata yang s'lalu membuatku teringat padamu
kata yang sangat sederhana namun menyakitkan
kata yang takkan pernah absen dari pikiranku

Dulu..
Ya dulu, saat kita bertemu
ku percaya bahwa kau sangat berbeda
bahwa kau adalah pilihan terbaik untukku

Tapi kata itu..
kata yang entah benar atau tidak
telah kau ucapkan
dihadapanku..dihadapan semuanya

Detik itupun
ku merasa ada sebuah perasaan yang beda
persaan yang membuatku jatuh
perasaan sakit yang teramat sakit

Sadarkah engkau dengan semua ini?
dengan ucapan yang t'lah kau keluarkan

Tidakkah kau melihatku?
melihat isi hatiku yang seakan hancur
hancur karna dirimu


Kurasa....
semua yang t'lah kulakukan
yang t'lah ku ucapkan
tak pernah berarti untukmu
Selamanya........


-gaje part4-





Selasa, 19 November 2013

#EDISIGALAU._.













Oke.. dalam posting-an kali ini kita akan membicarakan tentang GALAU.
Mungkin dari sebagian remaja-remaja sampai yang berkepala 7+ sudah tidak asing lagi dengan kata-kata ini kan? tapi.. apakah kalian tau arti dari kata Galau?



mungkin bisa difenisikan seperti ini :
>> ketika merasakan pikiran yang bercampur aduk. Ketika kita memilih diantara 2 pilihan atau lebih, kita akan merasa bingung.Intinya galau itu bisa disimpulkan sebagai "suasana hati yang bimbang".

Tapi waktu aku search tentang sejarah dan pencetus kata Galau,ternyata ada keterangannya. 
untuk alamat Website maaf banget aku lupa lagi-_-.tapi kalian bisa cari sendirikan? '-' hehe
Dalam artikel itu menyatakan bahwa seseorang yang pertama kali mencetus kata "Galau" adalah salah satu anggota dari jejaring sosial Twitter, yaitu “@Poconggg”.
Tapi aku belum observasi(?) ,jadi gak tau bener atau enggaknya.Tapi dijamain insyaallah bener ^^ .

> Oke,kita kembali ke topik awal. kan udah diterangin tuh kalau "Galau itu ketika kita merasakan suasana hati yang sedang bimbang". Tapi, gak tau awalnya dari mana, pencetus barunya siapa, atau pura-pura amnesia(?).
Remaja zaman sekarang malah mengartikan kata "Galau" dengan sesuatu yang menyedihakan.maksudnya saat kita diputusin sama pacar (contoh),terus nangis ,diem dipojokan(?),menyendiri,gak mau diganggu. Terus ada temen yang nanya. "Kamu kenapa?" atau "Lo kenapa sih?"
dan kalian malah ngejawab "Gw lagi galau!"
Nah,itu yang bikin aku bingung.Kalau Galau ya Galau, kalau sedih ya sedih. Jangan digabung. Satu aja ribet,ini udah dibawa dua-duanya. kecuali,kalau diantara mereka ada yang bingung,antara balikan lagi atau enggak.Itu baru galau. lah ini,mau balikan aja kagak dibilang galau.
Atau mungkin aku yang salah ngertiin ya? Bodo ah, aku juga bingung(?) << Termasuk Galau
Atau bisa juga pas mau berangkat sekolah gak dikasih bekel sama Ortu. disekolah diem,gak mau ngomong.pas ditanya "lagi galau". Haduh...-_-

Oh ya.. untuk para galauers (bener gak sih nulisnya? maklum saya bukan pengidap(?) galau)
aku beri sedikit saran sama kalian.
> Apabila kalian memiliki suatu masalah atau bingung dalam menentukan suatu hal,jangan berlarut-larut. Boleh sih kita merasakan galau tapi jangan lebay juga.
Dan kalau kalian malah memperpanjang kesempatan "si Galau" untuk menguasai diri kita, secara perlahan-lahan kita bakal ...........ya.. You know lah,apa yang akan terjadi .


Oke..mungkin hanya segitu yang bisa aku sampaikan tentang "Galau".maaf kalau ada penyampaian yang salah.namanya juga anak poloss belum pernah pacaran wkwk ._.v

And Dare To Be Selawww
" V " Love And Gaull
Bye...




" WAITING_Rio's POV " (Copast)

Kembali lagi dengan cerita " waiting ",tetep copast ya:) .tapi yang Rio's POV... ini tuh kaya waiting yang tadi tapi pake sudut pandang dari Rio. jadi kalo ada adegan yang sama dengan yg kemarin ya emang wajar kok :D kan samaan :)
> Author : Wulan
   Twitter :  @Wulan_VBlues


I hope You like....


#Waiting_Rio's POV


***
            Rindu itu akan terasa saat kita dipisahkan jarak, ruang dan waktu. Rindu itu saat aku tak bisa melihat senyuman itu lagi. Dan rindu itu, saat aku menunggu waktu untuk bertemu denganmu, Alyssa Saufika Umari.
***
            Aku merebahkan badanku di kasur kesayanganku, seharian ini sangat melelahkan. Bukan fisikku yang lelah, tapi hatiku. Entah kenapa, bayangan cewek itu selalu mengganggu pikiranku. Akumengambil handphoneku, lalu mencari-cari sebuah video. Video saat aku mengikuti Grand Final Idola Cilik 3. Alunan melody dari jari lentik itu terasa menentramkan hatiku.
“Ify…” gumamku. Aku mulai memejamkan mata, membiarkan kenangan itu menyeruak, tak peduli akan sakitnya saat aku membuka mata lagi.
“Ayo, Rio…”
“Tapi, Ma… Rio belum pamit sama Ify”
“Rio sayang… pesawatnya udah mau berangkat, ayo sayang…”
“Tapi, Ma…”
“Kalian akan bertemu lagi, Yo”
Mimpi itu lagi. Aku teringat saat itu, saat di mana awal kesalahanku. Aku pergi tanpa sempat pamit kepada Ify, dan hingga kini aku belum bertemu lagi dengannya. Aku sangat menyesal.
“Aaarrgghh…” aku mengacak rambutku frustasi. Ify Ify Ify dan Ify, hanya nama itu yang membuatku seperti ini.
“Rio, tadi kamu teriak, kamu kenapa?” mama langsung menghampiriku dengan cemas.
“Hehehe, nggak papa kok, Ma. Rio lagi belajar acting, keren kan?” jawabku sambil nyengir.
“Kamu ini, ada-ada aja. Jangan teriak-teriak lagi” kata mama sambil mengacak rambutku.
“Siap,komandan” ujarku dengan gaya hormat ala tentara, mama terkekeh lalu keluar dari kamarku.
“Hh… gue kangen loe, Fy”
***
            Akud an kamu memang tidak bersama. Tapi aku yakin, aku dan kamu akan menjadi kita. Meski harus menanti bertahun-tahun lamanya, aku rela. Karna aku mencintaimu, Alyssa.
***
            Aku segera mengambil laptopku dan meng-connect-kannya ke internet. Hal yang diam-diam menjadi rutinitasku adalah mencari hal-hal seputar RFM. Komunitas yang aku resmikan saat ulang tahunku itu, bukan sekedar aku resmikan. Karna sebenarnya ada harapan, agar aku dan dia bisa bersama. Seperti harapan anak Rise-IFC yang bersatu menjadi RFM. Rify Maniac.
“Ify…Ify… kapan ya kita bisa ketemu? Kapan ya kita bisa duet lagi? Kalau kita duet kayaknya bisa ngalahin Anang-Ashanty nih” aku cengar-cengir gaje dengan pikiranku sendiri. Aku lalu meneruskan membaca cerbung di hadapanku.
“Woii bro..” aku melirik malas pada Kak Acell yang sudah nyengir ke arahku. Benar-benar mengganggu lamunanku tentang Ify. Aku menutup laptopku lalu menghadap kakakku satu-satunya itu.
“Apa?” balasku malas.
“Muka loe kucel amat? Kaya cucian belum disetrika” kak Acell mengamatiku lebih detail.
“Tapi loe kaya gini semenjak pulang dari MnG Jakarta waktu itu”
“Hah?!” aku kaget dengan penilaian Kak Acell. Masa sih aku beda? Yah, kalau tentang Meet n Greet Jakarta waktu itu aku memang agak kecewa. Karna aku berharap bisa bertemu dengan Ify, tapi nyatanya tidak.
“Sok tau” dengusku lalu tak menghiraukan ocehan Kak Acell.
***
            Menunggu itu suatu pengharapan. Entah sampai kapan aku berharap, sedangkan banyak diluar sana yang sama-sama memperhatikanmu. Mereka yang tak terpisahkan jarak denganmu. Mereka yang bisa menatapmu sesuka hati, mereka yang mampu mengucapkan ‘I love you’ padamu. Tak sepertiku yang disini, yang iri dengan apa yangdilakukan mereka.
***
            Malam ini setelah belajar aku segera membuka youtube. Lalu mencari lagu-lagu yang sudah di-cover Ify. Lagu Andaikan ciptaan Ify ini terasa menentramkan hatiku. Liriknya penuh makna, entah ditujukan kepada siapa.
“Lagu ini buat siapa, Fy? Ray? Tristan? Atau… gue Fy?” aku terdiam saat menemukan sebuah video. Lagu when you’re gone-nya Avril Lavigne yang di-cover Ify dengan Tristan pada saat hari ultahku  kemarin merupakan pukulan bagiku.
“Ify…Tristan” aku bukannya tidak tahu siapa itu Tristan. Teman sekolah Ify yang suka pada gadis itu, dan Ray sahabatku waktu di Idola Cilik juga menaruh perhatiannya pada Ify. Bahkan Ray berani blak-blakan di media social, tak seperti aku yang hanya berani menebar ‘kode-kode’ saat MnG.
“Hh..” lagi-lagi aku menghela napas, rasanya sesak sekali menerima semua itu. Aku mengambil gitarku dan mulai memetik senarnya.
I’m broken, do you hear me?
I’m blinded, ‘cause you are everything I see
I’m dancing alone, I’m praying
That your heart will just turn around
           
And as I walk up to your door
My head turns to face the floor
‘cause I can’t look you in the eyes and say

When he open his arms and holds you close tonight
It just won’t feel right, ‘cause I can love you more than this
When he lays you down, I might just die inside
It just don’t feel right, ‘cause I can love you more than this…
Can love you more than this….
[One Direction – More than this]
“Gue cemburu Fy…” aku tersenyum pedih dan mengambil foto Ify yang diam-diam ku simpan.
***
            Jika ada kesempatan aku akan memangkas jarak di antara kita. Aku akan merengkuhmu dalam pelukanku hingga aku tak perlu merasakan sesak ini lagi. Setelah lamam enunggu, aku tak akan pernah mundur darimu. Ify… aku kembali.
***
            Aku mengernyitkan keningku heran, saat di sekolah tadi mama menyuruhku cepat-cepat pulang. Dengan berat hati aku meninggalkan rutinitasku bermain basket sepulang sekolah.
“Ada apa,Ma?” tanyaku.
“Duduk dulu, Yo” aku langsung duduk di depan mamaku. Aku sedikit tegang saat menyadari mama tengah menatapku dengan serius. Mama tidak bermaksud menjodohkanku kan? Aku langsung terbayang cerpen rify yang ku baca semalam. Kalau yang bakal dijodohin ama Ify sih mau mau aja hehehe… tapi kalo ama yang lain? BIG NO.
“Rio…”
“Ya, Ma?”
“Kamu diundang sebagai bintang tamu di Grand Final Idola Cilik 2013
“Hah?!” aku hanya melongo mendengarnya. Benarkah? Aku di undang? Apakah nanti Ify juga diundang? Apa aku bisa bertemu dengannya setelah sekian lama tak bertemu.
“Jadi gimana, Yo?” pertanyaan mama membuyarkan lamunanku.
“Rio mau, Ma” jawabku mantap dengan bersemangat, kelewat bersemangat malah. Aku jadi malu sendiri saat mama menatapku penuh arti.
“Semangat banget, Yo?” goda mama.
“Ngg…itu, Ma. Rio kangen aja ama suasana Idola Cilik” jawabku sedikit gugup.
“Bukan kangen sama teman duet kamu?” aku terdiam, tumben banget sih mama godain aku mulu.
“Eh..nggak kok, Ma. Rio biasa aja sama Ify” jawabku salting.
“Lho emang mama bilang kamu kangen sama Ify? Kan mama bilang temen duet, Yo. Lintar juga pernah duet sama kamu, Patton juga, kok kamu malah bilang Ify? Nah…ketahuan kan kalo lagi mikirin Ify” aku diam saja, wajahku pasti sudah merah sekali. Siaaal… kenapa jadi salah ngomong.
***
            Berapa banyak waktu lagi yang ku perlukan untuk menunggumu? Kita sudah semakin dekat, entah kamu merasa atau tidak. Aku disini, di tempat pertama kita bertemu. Berharap waktu itu terulang lagi dan aku tak akan menyia-nyiakan kesempatanl agi, Alyssa-ku.
***
            Akhirnya aku tiba juga di bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Panas Jakarta seakan menyambutku. Diam-diam aku tersenyum, jarakku dengan Ify semakin pendek.
“Masih lama, Ma?” tanyaku saat menunggu jemputan.
“Sebentar lagi kok, ini lagi di hubungi” aku mengangguk lalu mengeluarkan sebuah novel dari tasku.
“Kamu baca apa,Yo?” tanya mama.
“Novel? Sejak kapan kamu suka baca novel? Biasanya juga baca komik?” mama mengerutkan kening heran.
“Iseng aja kok, Ma. Bagus sih ceritanya” jawabku, mama hanya mengangguk. Novel ini kan bukan sekedar novel buatku. Novel yang ku dapat saat Meet n Greet di Malang waktu itu memang istimewa buatku. Terlebih nama tokohnya menggunakan namaku dan Ify.
“Ayo” mama menarikku menghampiri mobil yang akan membawaku ke hotel. Setelah segala urusan selesai, disinilah aku. Di ruang latihan bersama sahabatku Lintar. Aku senang bisa bertemu dengan Lintar, sahabatku yang sering aku jahili dengan Alvin dulu. Senang bisa ketemu Debo, yang selalu menjadi idolaku. Senang bertemu Patton, Kiki dan Angel, alumni idola cilik. Tapi tetap saja ada rasa kecewa, kenapa Ify tak di undang? Kenapa tak ada duet seperti dulu lagi?.
“Rio…bisa focus sebentar? Latihannya bentar lagi selesai kok” teguran  Kak Oni menyentakkanku ke alam sadar. Aku mengangguk dan minta maaf, lalu mulai focus latihan.
“Hh..  capek” dengus Lintar di sampingku. Aku tak menanggapinya, aku mengambil novelku lagi.
“Eitts…apaan nih?” Debo menyambar begitu saja novel dari tanganku.
“Heh, balikin” aku langsung merebut novel itu, nggak rela banget novelnya rusak oleh ulah usil Debo.
“Nggak salah loe baca novel?” tanya Debo sambil mengerutkan keningnya.
“Judulnya apa?” tanya Patton.
SAVO”jawabku pendek.
“Pinjem…” tangan Lintar hampir meraih novelku, tapi segera ku tepis.
“Boleh, tapi kamu mesti ngasih gue chitato satu kardus” ujarku menyeringai jahil.
“Huh…dasar Mr. Chitato pelit..” gerutu Lintar yang disertai kekehan yang lain minus Lintar.
***
            Aku memang tak sempurna, aku tak seberani mereka yang terang-terangan menyatakan perasaannya padamu. Tapi jika diberi kesempatan, aku akan mengatakannya bahwa aku mencintaimu. Sekarang, atau tidak sama sekali?! I love you Ify-ku.
***
            Aku menatap layar handphone-ku terus-menerus. Sebentar saja jari-jariku sudah mengetik sebuah sms, tapi aku malah menghapusnya. Begitu seterusnya, entah apa yang ingin ku lakukan, aku benar-benar menanti kehadiran Ify.
“Yo, sebentar lagi kita tampil” panggil Lintar, aku hanya mengacungkan jempol.Dengan memantapkan hati aku mengirim sms kepada Ify, semoga nomernya belum ganti.
---------------------------
To : Ify Haling
Ify. Gue ada di Jakarta, apa bisa kita ketemu?
Sebelum gue balik ke manado :)
---------------------------
Aku terkekeh sebentar. Ify Haling? Pasti jika ada yang melihat nama Ify di handphone-ku langsung syok. Aku lalu menghampiri Lintar yang masih menungguku. Acaranya meriah, walau tak semeriah saat angkatanku. Setidaknya aku senang bisa bertemu dengan Rise dan… RFM. Setelah acara Grand Final ini selesai, aku langsung meluangkan waktuku dengan anak-anak Rise dan RFM. Aku cengo saat menatap baju anak RFM. Mario-Alyssa? Aku malu, tapi ada perasaan senang juga.

            Aku melihat antusias saat rombongan anak alumni Idola Cilik 1 berjalan ke arahku. Tapi lagi-lagi aku harus menelan kekecewaan. Ify tidak ada, hanya Day, Sion dan beberapa anak lain, tanpa IFY.
“Kenapa,Yo?” tanya Lintar yang berada di sebelahku.
“Nggak papa” aku melirik jam tanganku. Sudah dua jam berlalu sejak sms ku tadi. Apa Ify nggak bisa datang? Apa Ify bahkan sudah lupa denganku? Aku merindukanmu Fy. Aku menyingkir dari teman-temanku.
“Fy…” aku berjalan sendirian. Mataku menatap nyalang, aku menghembuskan napas kasar. Tunggu, kenapa ada seorang cewek berdiri di sana. Apa dia Ify?
 “Ify…” panggiku ragu. Cewek itu membalikkan badannya, benar dia Ify. Aku  mendekati Ify yang masih terdiam.
“Jangan nangis” aku menghapus air matanya dengan tanganku lalu merengkuhnya ke dalam pelukanku.
“Rioooo” aku tersentak saat Ify mulai terisak di pelukanku, air matanya membasahi bajuku.
“Maaf…maaf membuatmu menunggu…” aku mengeratkan pelukanku.
“Jangan tinggalin gue, jangan pergi dari hidup gue” tuntutnya. Apa berarti Ify mempunyai perasaan yang sama denganku?
“Nggak akan Fy, karna gue sayang sama loe” Ify mendongak saat aku tengah menatapnya.Matanya memancarkan rasa sakit, harapan dan kerinduan. Apa semua ini karenaku?
“Aku cinta kamu Alyssa Saufika Umari, Would you be my girl?” Ify membelalakkan matanya. Aku hanya tersenyum melihat reaksinya.
Yes, I would  Mario Stevano Aditya Haling” aku kembali memeluknya.
“Makasih Fy”
“Cieeeeeee” aku sedikit tersentak, ternyata aku melupakan teman-temanku. Benar saja mereka semua tersenyum jahil padaku dan Ify.
“Rioo…” Ify menyembunyikan wajahnya yang memerah karna malu di pelukanku.
“Ciee…main peluk-pelukan” goda Angel.
“Dunia terasa milih berdua euy” Debo tersenyum jahil.
“Kita mah ngontrak” celetuk Dayat. aku terkekeh melihat Ify semakin malu.
***
            Ini adalah akhir dari sebuah penantian. Aku yang selalu merindukanmu, aku yang terlalu takut mendapat penolakanmu. Tapi aku yang bahagia saat kamu membalas perasaanku. Aku mencintaimu Alyssa, entah sampai kapan, semoga selamanya. Mario for Alyssa and Alyssa for Mario.
***


" WAITING " (Copast)

Oke..kembali lagi dengan cerpen Copast-an. Maaf ya ceritanya punya orang terus,maklum aku bukan penulis :)
Author : Wulan
Twitter :  @Wulan_VBlues
kita langsung ke cerita...

CEKIDOTTT....

i hope you like....


" Waiting "


Pernahkah kamu melakukan sebuah penantian tak berujung? Yang kamu tak tahu kapan akan berakhir. Pernahkah kamu merindukan seseorang, yang kamu sendiri tak yakin apakah orang itu merindukanmu juga? Ya, aku pernah. Dan aku merasakannya hingga saat ini.
^^^

Aku sedang menatap layar ponselku, lebih tepatnya sebuah foto saat Via, sahabatku menerobos masuk ke kamarku. Aku mendengus pelan saat melihat ia nyengir ke arahku.
“Ify, loe lagi ngapain?” tanya Via sembari mendekat ke arahku.
“Nggak liat gue lagi nonton TV?” dengusku. Well, lebih baik aku tidak memberitahu apa  yang tadi ku lakukan sebelum dia datang. Tanpa sengaja aku melihat iklan untuk Grand Final Idola Cilik 2013. Ah, acara itu. Ajang pencarian bakat yang mempertemukan aku dengan dia. Dia yang hingga kini ku rindukan.
“Wah, Idola Cilik udah Grand Final aja ya, Fy” aku melirik Via yang tengah menerawang. Dan aku ikut-ikutan menerawang, membuat hati ini sesak karna kerinduan.
“Nggak terasa ya, dulu kita ikut waktu masih kecil banget. Dan ternyata sampai sekarang kita bisa sahabatan” ujarku tersenyum, Via balas tersenyum dan memelukku.
“Gue seneng bisa sahabatan sama elo” aku hanya membalas pelukannya.
“Fy, jangan lupa lho.Besok kita ada acara off air” aku mengangguk.
“Nggak bakal lupa deh, loe udah ngasih tau Kak Febby sama Pricilla?” tanyaku yang dibalas acungan jempol Via.
“Loe kangen sama SIB nggak, Fy? Atau Icil Diva? Icil Divo?” tanya Via.
“Kangen semuanya lah. Kangen masa-masa dulu itu, kangen saat latihan, kangen ketemu komentator, Kak Okky, Kak Oni… ah, kangen semuanya deh” pekikku tertahan. Aku sangat sangat merindukan mereka semua. Dan aku sangat merindukan dia.
“Kalo kangen semuanya… berarti juga kangen waktu duet GF Icil 3 ya? Kangen Rio? Cieee… Ify mukanya merah” aku mendelik kesal pada Via dan segera mengalihkan pandanganku.
“Diem deh, ngasal banget sih” gerutuku saat Via malah ngakak. Ah, kenapa tebakan Via benar? Aku memang merindukan dia. Aku merindukan Rio, pasangan duetku saat ia berada di panggung GF Idola Cilik 3. Aku menunggunya hingga saat ini.
^^^
            Menunggu itu seperti makan buah simalakama. Saat teringat tentang dia, rasa rindu ini semakin besar, hingga membuatku ingin menangis. Tapi, saat mencoba melupakannya, sesak itu bahkan semakin menyiksa. Aku selalu menunggunya, tanpa peduli bagaimana sesak yang ku rasakan. Aku menunggu dia, seorang Mario Stevano Aditya Haling.
^^^
            Saat ini aku dan ketiga sahabatku sedang berada di acara off air di salah satu pusat perbelanjaan terkenal Jakarta. Setelah menyanyikan tiga lagu, akhirnya kami bisa beristirahat. Blink, girlband yang beranggotakan aku, Via,Febby dan Pricilla ini memang sedang naik daun.
“Fy…” aku menoleh,rupanya Via sudah duduk di sampingku.
“Loe yang sabar ya, pasti bakal ketemu” ujar Via lagi. Aku mengeryitkan keningku, keheranan.
“Apanya?” tanyaku heran.
“Tadi gue lihat, waktu nyanyi lagu Andaikan loe hampir nangis” aku tercengang. Begitu jelaskah perasaan sakit ini? Hingga aku hampir menangis. Sebagai leader Blink, aku merasa bersalah. Seharusnya aku bisa lebih professional. Hei, tunggu? Bagaimana Via bisa tau aku sedang merindukan seseorang.
“Maksud loe siapa, Vi?” tanyaku hati-hati. Via nyengir lalu berbisik.
“Rio” aku kaget,bagaimana Via bisa tahu? Aku bahkan tidak pernah bercerita tentang Rio kepada siapapun.
“Gue sahabat loe, jadi pastilah gue tau apa yang ada di hati loe. Kangen banget ya, Fy?” aku meringis dan mengangguk pelan.
“Percaya sama hati loe,kalian pasti ketemu” Via merangkulku. Dan aku selalu berharap begitu, aku pasti ketemu dengan Rio.

^^^
            Pernahkah kalian berada di saat, dimana banyak orang mendukung kalian untuk menyatu dengannya. Tapi banyak pula yang mencaci kalian jika bersamanya. Aku pernah… dan aku tak akan menanggapinya. Karna,,, aku akan setia menunggunya.
^^^
            Aku merebahkan tubuhku di atas tempat tidur. Mataku menatap laptop yang berada di depanku. Lagi lagi aku menghela napas melihat pertengkaran fans-ku dengan komunitas lain. Dan alasannya karna Rio.
“Apa gue nggak pantas buat Rio?” aku bergumam sambil membayangkan wajah Rio saat tersenyum ke arahku. Aku mengalihkan pandanganku ke arah laptop, dan beberapa tweet  menarik perhatianku. Bunyi tweet itu ‘udah nggak perlu ribut. Rise-IFC sahabat. RFM kompak’  dan ‘yang penting RFM udah di resmiin masbos @riostevadit :)’. RFM? Rify Maniac kah? Komunitas yang menggabungkan RISE dan IFC. Aku pernah mendengarnya, selama ini aku tak ambil pusing dengan semua itu. Dengan perlahan, aku mengetikkan keyword  pada pencarian google.
“Ahh..” aku terpekik tertahan. Dan aku melongo melihat fotoku dengan Rio. Aku mengernyit heran,kapan aku pernah foto dengan pose seperti ini. Aku mengamatinya dengan mendetail, dan ternyata semua itu editan. Kemudian aku membuka salah satu cerpen Rify. Rify? Rio-Ify? Aku tersenyum malu-malu saat membaca cerpen itu. Anganku seakan terjun ke dalam cerita itu. Aku benar-benar merindukan Mario-ku.
^^^
            Ada saat dimana ada orang yang sayang dengan kamu. Menyatakan perasaannya kepadamu. Tapi sebaik apapun orang itu, sedekat apapun kamu dengan orang itu, kamu tak akan pernah sanggup untuk menerimanya. Karna hatimu sudah milik orang lain. Meski kamu tak akan pernah tau kapan akan berhenti menanti.
^^^
            Saat ini aku dan Via sedang berada di kamarku. Pulang latihan dengan Blink tadi Via langsung menyeretku dan ikut pulang ke rumahku. Dia malah asyik dengan laptopnya, sedangkan aku hanya memencet-mencet  remote, tanpa melihat channel yang terlihat di monitor TV.
“Ipi” panggil Via. Aku hanya berdehem malas.
“Kenapa sih loe mesti nungguin Rio? Belum tentu Rio punya perasaan yang sama dengan loe” aku terdiam. Aku sadar betul akan hal itu, tapi perasaan ini sangat sulit untuk dihilangkan.
“Kenapa sih, loe nggak nerima cowok yang jelas-jelas sayang sama loe? Kenapa mesti nunggu yang tak pasti?” aku menaikkan sebelah alisku. Siapa yang Via maksud?
“Ray atau Tristan” seolah mendengar apa yang berkecamuk di pikiranku Via menambahkan.
“Mereka berdua nggak sekedar kode-kode kan? Blak-blakan bahkan di media social” aku mengangguk-anggukkan kepalaku. Tristan, adik seorang musisi muda? Dan orangtuanya pun sangat terkenal. Dan Ray? Sahabatku di IC3, sayang hatiku bukan dimiliki Ray. Tapi RIO.
“Gue cuma anggap mereka berdua itu sahabat gue, Via. Nggak lebih” ujarku lirih. Via terdiam mendengar alasanku. Aku lalu menonton TV.
“HAH?!!” mataku terbelalak. Via langsung menghampiriku.
“Ify,,, kenapa?” tanya Via cemas.
“Rio… Rio…”
“Kenapa sama Rio?”
“Rio bakal ke Jakarta.Dia di undang di GF Idola Cilik” jelasku.
“Hah?!!” Via juga kaget mendengarnya.
^^^
            Ada saat, dimana kamu dan dia semakin dekat. Berada tak jauh darimu, tapi ada saja hambatan saat kamu ingin bertemu dengan dia. Dan saat itu, mungkin adalah titik dimana rasa rindumu benar-benar tak terbendung lagi. Dia akan kembali.
^^^
            Aku berdiri dengan gelisah. Hari ini GF Idola Cilik 2013di adakan, tapi Blink malah ada acara off air. Akhirnya acara ini selesai juga. Aku ingin cepat-cepat pergi dari sini. Pesan dari Rio yang aku terima 2 jam yang lalu yang membuat langkahku tergesa-gesa.
---------------------------
From : Rio Stevano
Ify. Gue ada di Jakarta, apa bisa kita ketemu?
Sebelum gue balik ke manado :)
---------------------------
            Aku benar-benar takut kejadiannya akan seperti dulu. Dia yang pulang ke Manado sebelum bertemu denganku. Aku agak kecewa, karna ada acara off air, padahal teman-teman dari Idola Cilik 1 kemarin mengajakku dan Via ke sana.
“Rio… please tunggu gue…” gumamku pelan. Aku tak menghiraukan apapun, bahkan Via langsung mendorongku ke mobil dan akan mengurus masalah Febby dan Pricill yang bertanya-tanya kenapa aku tergesa-gesa.
“Pak, ini Ify.. anak ICyang lain masih ada di dalam kan?” kataku pada satpam saat beliau menahanku dipintu. Setelah satpam itu mengijinkan aku masuk, aku segera memakai topi dan berlari mencari Rio.
“Aku mohon,,,, Rio...” napasku tersengal-sengal akibat aku berlari. Air mataku sudah mengambang karna sampai saat ini aku tak menemukan Rio.
“Ify…” suara itu. Aku mengenalnya, aku membalikkan tubuhku. Mataku mengerjap-ngerjap, memastikan cowok ini benar-benar dia dan bukan halusinasiku. Cowok itu mendekatiku yang masih terdiam.
“Jangan nangis” cowok itu menghapus air mataku dengan tangannya lalu merengkuhku ke dalam pelukan hangatnya.
“Rioooo” aku terisak di dadanya, tak ku pedulikan jika bajunya akan basah karna air mataku.
“Maaf… maaf membuat menunggu…” aku mengangguk di pelukannya.
“Jangan tinggalin gue,jangan pergi dari hidup gue” tuntutku.
“Nggak akan Fy, karna gue sayang sama loe” aku mendongak dan mendapati sepasang mata teduh itu menatapku.
“Aku cinta kamu Alyssa Saufika Umari, Would you be my girl?” aku membelalakkan mataku. Rio tersenyum manis.
Yes, I would  Mario Stevano Aditya Haling”  Rio kembali memelukku.
“Makasih Fy”
“Cieeeeeee” aku tersentak dan melihat teman-teman IC, ada di sana. Debo, Dayat, Sion, Patton, Lintar, Angel, Kiki, dll sedang tersenyum jahil ke arahku dan Rio.
“Rioo…” aku menyembunyikan wajahku yang merah di pelukan Rio.
“Ciee… main peluk-pelukan” goda Angel.
“Dunia terasa milik berdua euy” Debo tersenyum jahil.
“Kita mah ngontrak” celetuk Dayat. Rio terkekeh melihat aku semakin malu.
^^^
            Dan pada akhirnya kesabaranku menunggu ini membuahkan hasil. Penantianku tak sia-sia karna dia juga menyayangiku. Aku dan dia bisa menjadi kita. Aku dan dia akan bahagia.Alyssa for Mario dan Mario for Alyssa.

***********

Senin, 18 November 2013

My Idol ^^

IDOLA.....

 Mungkin kalian semua langsung berpikir "siapa idolaku?"
apakah Agnes Monica,Ungu, Jason Mraz, Maroon 5, Blink Indonesia, Coboy Junior ,atau apapun itu.
Atau mungkin kalian belum mempunyai seorang idola?
Nah,dalam posting-an kali ini, aku beri tema "My Idol" (oke.maaf kalau inggrisnya salah-_-)
berarti aku akan menceritakan tentang orang-orang yang aku suka dan aku kagumi, tapi bukan biodata ya, cuma memperkenalkan aja ke kalian yang mungkin belum mengenal mereka :)
Dan mungkin juga kalian bisa milih salah satu idolaku yang akan menjadi calon idola baru kalian..
Oke.... kita mulai dari yang pertama..


1.   Mario Stevano Aditya Haling ( Rio )



> Mungkin sebagian dari kalian tau dia. Kalian gak tau?oke aku beri bocoran.Cowo pecinta Club sepak bola Juventus ini (sekarang) merupakan salah satu finalist atau Runner Up Idola Cilik 3. Ia lahir pada 24 Oktober 1997 di Tomohon,Manado,Sulawesi Utara.Untuk masalah karakter, jangan ditanya,dia tuh orangnya kocak,tengil,lucu,lebay,dan apapun itu,tapi tetep ada sisi kedewasaanya kok.
Dia telah membuat 2 buah lagu yang judulnya "Temani Aku" dan "Sahabat Rinduku", tapi itu yang umum.Untuk lagu Rohani dia juga udah punya,salah satunya adalah "Indah Bersamamu".Dan satu lagi lagu yang dia bawakan saat dia masih di Idola Cilik yaitu "Rindukan Dirimu" yang diciptakan khusus oleh Rian D'Masiv. oke..mungkin hanya segitu yang aku sampaikan tentang dia, soalnya kalau dikasih tau semuanya gak akan selesai.kalau kurang greget(?) sama pembahasannya,silahkan koment atau search sendiri :)).


2.  Alyssa Saufika Umari   ( Ify )
















 > Yang ini pasti udah tau dong.Cewe kelahiran Bandung, 06 Desember 1996 ini sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat,kenapa.. ya kalian tau sendirikan dia sudah bergabung dalam sebuah girlband yang sedang naik daun bernama BLINK.Jauh-jauh haripun dia sudah sangat dikenal masyarakat,karena ia mengikuti Idola Cilik 1 pada tahun 2008 yang diselenggaran oleh salah satu stasiun TV swasta.ya walaupun dia tidak menjadi juara,tetapi karna tekadnya yang sangat kuat untuk berkreasi, sehingga namanya tetap menggema di belantika musik indonesia. Dan bangganya lagi, dia pernah menginjakkan kaki di kerajaan Brunei untuk menyanyi disana.Dan satu lagi,kalau kalian mengenal ify dari cover luarnya yang kalem, tertutup, pendiam dan pemalu,berarti kalian belum kenal baik sama Ify... karena,ia justru orangnya kocak bangett! .keliatan bangetkan dari cara ngomongnya?apalagi kalau salting^^.


3.   Sivia Azizah  ( Via )



















> Ini juga pasti udah tau dong. "Inilah Gadis yang Berimprovisasi dengan Indah" kata-kata ini aku ambil dari Majalah khusus BLINK yaitu OMG. ya,bener banget bahwa cewe kelahiran 14 Februari 1997 ini mempunyai suara yang sangat lembut. Dia juga merupakan salah satu personil Blink seperti Ify, sama halnya dengan Ify, dia juga salah satu finalist ajang pencarian bakat yaitu Idola Cilik 1.Masalah karakter,mungkin banyak yang bilang dia orangnya judes atau jutek, tapi sebenernya dia orangnya baik, bicara suka blak-blakan(?),kenapa begitu? karena dia lebih suka mengutarakan langsung pendapatnya daripada harus dipendam dalam hati,apalagi kalau sampai harus berbohong.



>> sebagian sumber didapat dari Majalah atau Website. (takut salah penyampaian)

Oke... mungkin segitu dulu yang bisa aku tulis tentang idolaku.Sebenernya sih masih banyak banget,tapi mereka-mereka lh yang paling aku kagumi. Tapi tetap ingat,yang harus kalian kagumi lebih dari apapun yaitu Nabi Muhammad S.A.W (bagi muslim) dan tentunya orang tua kita sendiri :))


Bye.....!!








Minggu, 17 November 2013

Untitled 3 (??)

Hancur...
ya,hanya satu kata yang dapat ku ungkapkan saat ini
sebuah kata yang sederhana
namun mampu merubah segalanya

Banyak yang telah merasakan hal ini
seperti apa yang kurasa sekarang
sebuah kehancuran yang dihadirkan
dan diciptakan oleh dirimu

Apakah kau menyadarinya ?
> kurasa tidak
Apakah kau meresponya ?
> kurasa itu tak mungkin

Lalu..
apa yang bisa kau perbuat ?
Menyakiti saja ? lalu melihatnya ?
hanya begitu ?

Aku merasa prihatin padamu,
dimana kau menyimpan hatimu ?
hatimu yang begitu tulus
hatimu yang s'lalu membuatku nyaman
dimana ??

Apakah kau telah membuangnya ?
atau menguburnya ?
beri tau aku..
Aku akan mencarinya dimanapun,
walaupun itu sampai ke ujung dunia

Kau bertanya apa yang ku inginkan ?
sungguh,aku tidak membutuhkan apapun
tapi hanya satu yang ku pinta darimu
aku ingin melihat dirimu yang dulu,
dirimu yang sesungguhnya



- gaje part3-




About Me (?)

Nama                           :  Nadia Chaerani
Nama Panggilan            :  Nadia / Dea
Tempat Tanggal Lahir    :  19 Juni 1997
Alamat                          :  Jl.Bantar No.126 Rt 01/07 Kel.Argasari Kec.Cihideung Kota Tasikmalaya        
                                        (lengkap!!)
E-mail                           :  nchaerani24@yahoo.com
Twitter                          :  @NadiaChaerani
Facebook                     :  Nadia Chaerani
Youtube                        :  Nadia Chaerani
Ask.Fm                        :  http://ask.fm/NadiaaChaerani
Hobby                          :  Hobby-nya labil-_- . Tapi paling suka baca Novel,Cerpen atau Cerbung.
Warna Fav.                   :  Biru dan Hitam.
Angka Fav.                   :  2, 4, 8, 24


> Riwayat Pendidikan
  • TK                     :  TK Al-Ishlah   (maaf kalau salah nulis-_-)
  • SD                     :  > SDN Galunggung 2 Tasikmalaya                                                                                                      > SDN Citayam 4 Depok                                                                                                                  > SDN Cieunteung 2 Tasikmalaya
  • SMP                   :  SMP Negeri 4 Tasikmalaya
  • SMA                  :  SMA Negeri 5 Tasikmalaya
  • Universitas          :  Niatnya antara UGM atau ITB .do'ain aja ya:) (aminn!)
>> maaf gak dicantumin periode tahunnya.lupa lagi.biasa amnesia kumat..

> Riwayat Prestasi
  • untuk riwayat prestasi bingung mau nyantumin apa.Intinya kalau gak salah aku belum pernah juara dalam lomba apapun atas nama diri sendiri. Tapi kalau kelompok / kelas pernah. kalau ditanya lombanya apa aja?ya,kaya sekolah-sekolah biasanya.c/ lomba kedisiplinan,upacara,dsb.
  • Tapi dalam prestasi kelas. Ya,alhamdulillah.selalu masuk 15 besar / 10 besar .ya walaupun gak dikategorikan sebagai sebuah prestasi yang WAW..


>>> Kalau pada nanya. "Kenapa gak nyisipin(?) photo?" . jawabannya : karena aku kurang suka sama memfoto diri sendiri,inget ya KURANG SUKA,bukan gak suka.
dan satu lagi,kalau mau liat gimana aku,bisa mampir ke akun Twitter atau FB yang udah dicantumin diatas :))
Oke...  

Thanks udah mampir ke Blog aku..
And Dare To Be Selawww :D
Byee....!!!